TUGAS
MANAJEMEN SUMBER DAYA
MANUSIA

RANGKUMAN BAB 12
MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA
DITULIS OLEH:
NAMA : MUHAMMAD KHAFIDIN
NIM : A.1.4.12.0037
PRODI : ADMINISTRASI NEGARA
JURUSAN : FAKULTAS EKONOMI
DAN ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS SULTAN FATAH DEMAK
Jl DIPONEGORO NO 18 JOGOLOYO DEMAK
BAB 12
MOTIVASI DAN KEPUASAN
KERJA
Motifasi
telah lama menjadi tugas manajemen, menimbulkan permasalahan menjadi sulit dan
penting untuk dipecahkan. Berbagai teori motivasi yang telah dihasilkan oleh
para peneliti berangkat dari permasalahan yang dihadapi tentang motivasi.
12.1
PENGERTIAN MOTIVASI:
Motivasi
, berasal dari kata motif yang berarti dorongan. Dengan demikian motivasi
berarti suatu kondisi yang mendorong orang lain untuk dapat melaksanakan
tugas-tugas yang sesuai dengan fungsinya dalam organisasi.
Pendekatan-pendekatan
motifikasi:
Dalam
perkembanganya motivasi dapat dipandang menjadi empat pendekatan antara lain:
1
pendekatan tradisional
Pendekatan
tredisional adalah Model motivasi yang menitikberatkan pada pengawasan dan
pengarahan.
2
pendekatan hubungan manusia
Pendekatan
hubungan manusia adalah motivasi
karyawan dengan memenuhi kebutuhan sosial dan menjadikan mereka merasa berguna
dari lebih penting.
3
pendekatan sumber daya manusia
Pendekatan sumber daya manusia adalah memotivasi karyawan
untuk meningkatkan kepuasan dan kinerjanya.
4
pendekatan kontemporer
Pendekatan
kontemporer didominasi oleh tiga tipe motivasi: teori isi, teori proses, dan
teori penguatan:
Teori
isi adalah teori yang menekankan pada teori kebutuhan-kebutuhan manusia.
Teori
proses, pada teori proses terdapat dua teori motivasi yang berpusat pada
bagaimana para anggota organisasi mencari penghargaan dalam keadaan bekerja ,
termasuk pada kelompok ini: teori keadilan dan teori harapan.
Teori
penguatan berpusat pada bagaimana karyawan mempelajari perilaku kerja yang
diinginkan.
12.2 TEORI-TEORI MOTIVASI
1 Teori hierarki kebutuhan
Teori hierarki
kebutuhan adalah teori motivasi yang membagi kebutuhan manusia kedalam lima
tingkatan: kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, harga diri, dan aktualisasi
diri.
A Kebutuhan fisiologis
Kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan paling dasar dalam
kehidupan manusia.
B kebutuhan rasa aman
Kebutuhan rasa aman adalah kebutuhan manusia bebas dari
ancaman bahaya.
C Kebutuhan sosial
Kebutuhan sosial adalah kebutuhan manusia untuk ikut
dalam kelompok masyarakat.
D Kebutuhan harga diri
Kebutuhan harga diri adalah kebutuhan untuk memperoleh
penghormatan dari luar.
E Kebutuhan aktualisasi diri
Kebutuhan aktualisasi diri adalah kebutuhan yang
mendorong agar seseorang yang sesuai dengan ambisinya yang mencakup
pertumbuhan, pencapaian potensi, dan pemenuhan kebutuhan diri.
2
Teori dua faktor
Teori dua faktor:
membagi dua faktor yang memengaruhi kerja seorang dalam organisasi yaitu faktor
kepuasan dan ketidakpuasan.
Faktor kepuasan: faktor-faktor yang dapat menimbulkan kepuasan
bagi pekerja, antara lain, prestasi penghargaan, pekerjaan itu sendiri, tanggung
jawab, dan kemajuan.
Faktor
ketidakpuasan: faktor faktor yang bukan menimbulkan kepuasan , tetapi bila
ditingkatkan dapat mengurangi ketidak puasan, antara lain: kebijakan dan
administrasi perusahaan, pengawasan, penggajian. Hubungan kerja, kondisi kerja,
keamanan kerja, dan status pekerjaan.
3 Teori X dan Y
Teori X
mengasumsikan bahwa kebutuhan order rendah mendominasi individu.
Teori Y mengandaikan bahwa kebutuhan order tinggi
mendominasi individu.
4
Teori ERG
Teori ERG
membagi tiga kelompok kebutuhan manusia, antaranya existense, relatedness, dan growth.
5 Teori keadilan
Teori keadilan
orang akan memotivasi untuk bekerja bila besar sumbangan atas pekerjaanya sama
dengan diterima secara kenyataan atas hasil kerjanya.
6 Teori pengharapan
Teori
pengharapan : motifasi yang mengarah pada suatu tindakan yang bergantung pada
kekuatan pengharapan bahwa tindakan tersebut akan diikuti oleh hasil tertentu
dan tergantung pada hasil pencapaian.
7
Teori penguatan
Teori penguatan
adalah teoritingkah laku akan mempengaruhi tindakan dimasa akan dating.
8
Teor motivasi Mc clelland
Teori motivasi
Mc clelland adalah adalah teori mengklasifikasi kebutuhan manusia kepada
kebutuhan berprestasi, berkuasa dan berafiliasi.
Motivasi berprestasi: seseorang termotivasi bila
pekerjaanya dapat memberikan prestasi kepadanya.
Motivasi berkuasa: seseorang akan termotivasi bila
pekerjaanya dapat memberikan kuasa atau memengaruhi orang lain.
Motivasi berafiliasi: mencerminkan pada keinginan
seseorang untuk menciptakan, memelihara, dan menghubungkan dengan suasana
kebatinan dan perasaan yang saling menyenangkan antar sesama manusia dan
organisasi.
9 Teori porter lawler
Teori perter
lawler adalah teori suatu upaya yang bergantung nilai penghargaan yang mereka
terima.
10
Teori evaluasi kognitif
Teori evaluasi
kognitif adalah teori memotivasi karyawan melalui penghargaan intrinsic dan extrinsik.
Motivasi intrinsic:
motivasi yang bersumber dari dalam diri karyawan itu sendiri, seperti
prestasi, tanggung jawab, dan kopetensi.
Motivasi extrinsic: motivasi yang bersumber dari luar
diri katyawan, seperti upah dan vasilitas lain untuk dapat meningkatkan
kinerja.
12.3
KEPUASAN KERJA
Kepuasan kerja : penilaian keatas suatu pekerjaaan apakah
menyenangkan atau tidak menyenangkanuntuk dikerjakan.
1
Teori ketidaksesuaian
Teori
ketidakpuasan adalah kepuasan akan
diperoleh bila selisih antara jumlah sumbangan pekerjaan dengan apa yang
diterima karyawan secara kenyataan adalah nol.
2 Teori keadilan
Teori keadilan
adalah kepuasan atau ketidakpuasan tergantung pada perasaan adil dan tidak
adil.
3
Teori dua factor
Teori dua factor
adalah teori cara membagi karyawan kedalam dua kelompok: satisfier factor dan dissatisfier factor. Teori dua factor ini
telah dijelaskan pada bagian sebelumnya pada bab ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar