Senin, 02 Desember 2013

MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA



TUGAS MANAJEMEN SUMBER DAYA
                         MANUSIA

422151_337534772949808_437251366_n.jpg
RANGKUMAN BAB 12
MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA

DITULIS OLEH:
NAMA                 : MUHAMMAD KHAFIDIN
NIM                     : A.1.4.12.0037
PRODI                 : ADMINISTRASI NEGARA
JURUSAN           : FAKULTAS EKONOMI DAN ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS SULTAN FATAH DEMAK
Jl DIPONEGORO NO 18 JOGOLOYO DEMAK

BAB 12
MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA

Motifasi telah lama menjadi tugas manajemen, menimbulkan permasalahan menjadi sulit dan penting untuk dipecahkan. Berbagai teori motivasi yang telah dihasilkan oleh para peneliti berangkat dari permasalahan yang dihadapi tentang motivasi.
12.1 PENGERTIAN MOTIVASI:
Motivasi , berasal dari kata motif yang berarti dorongan. Dengan demikian motivasi berarti suatu kondisi yang mendorong orang lain untuk dapat melaksanakan tugas-tugas yang sesuai dengan fungsinya dalam organisasi.
Pendekatan-pendekatan motifikasi:
            Dalam perkembanganya motivasi dapat dipandang menjadi empat pendekatan antara lain:
   1 pendekatan tradisional
            Pendekatan tredisional adalah Model motivasi yang menitikberatkan pada pengawasan dan pengarahan.
  2 pendekatan hubungan manusia
            Pendekatan hubungan manusia adalah motivasi karyawan dengan memenuhi kebutuhan sosial dan menjadikan mereka merasa berguna dari lebih penting.
  3 pendekatan sumber daya manusia
            Pendekatan sumber daya manusia adalah memotivasi karyawan untuk meningkatkan kepuasan dan kinerjanya.
  4 pendekatan kontemporer
            Pendekatan kontemporer didominasi oleh tiga tipe motivasi: teori isi, teori proses, dan teori penguatan:
Teori isi adalah teori yang menekankan pada teori kebutuhan-kebutuhan manusia.
Teori proses, pada teori proses terdapat dua teori motivasi yang berpusat pada bagaimana para anggota organisasi mencari penghargaan dalam keadaan bekerja , termasuk pada kelompok ini: teori keadilan dan teori harapan.
Teori penguatan berpusat pada bagaimana karyawan mempelajari perilaku kerja yang diinginkan.
 
 12.2 TEORI-TEORI MOTIVASI
  1 Teori hierarki kebutuhan
            Teori hierarki kebutuhan adalah teori motivasi yang membagi kebutuhan manusia kedalam lima tingkatan: kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, harga diri, dan aktualisasi diri.
       A Kebutuhan fisiologis
            Kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan paling dasar dalam kehidupan manusia.
       B kebutuhan rasa aman
            Kebutuhan rasa aman adalah kebutuhan manusia bebas dari ancaman bahaya.
       C Kebutuhan sosial
            Kebutuhan sosial adalah kebutuhan manusia untuk ikut dalam kelompok masyarakat.
       D Kebutuhan harga diri
            Kebutuhan harga diri adalah kebutuhan untuk memperoleh penghormatan dari luar.
       E Kebutuhan aktualisasi diri
            Kebutuhan aktualisasi diri adalah kebutuhan yang mendorong agar seseorang yang sesuai dengan ambisinya yang mencakup pertumbuhan, pencapaian potensi, dan pemenuhan kebutuhan diri.
  2 Teori dua faktor
            Teori dua faktor: membagi dua faktor yang memengaruhi kerja seorang dalam organisasi yaitu faktor kepuasan dan ketidakpuasan.
            Faktor kepuasan:  faktor-faktor yang dapat menimbulkan kepuasan bagi pekerja, antara lain, prestasi penghargaan, pekerjaan itu sendiri, tanggung jawab, dan kemajuan.
            Faktor ketidakpuasan: faktor faktor yang bukan menimbulkan kepuasan , tetapi bila ditingkatkan dapat mengurangi ketidak puasan, antara lain: kebijakan dan administrasi perusahaan, pengawasan, penggajian. Hubungan kerja, kondisi kerja, keamanan kerja, dan status pekerjaan.
  3 Teori X dan Y
            Teori X mengasumsikan bahwa kebutuhan order rendah mendominasi individu.
            Teori Y mengandaikan bahwa kebutuhan order tinggi mendominasi individu.
  4 Teori ERG
            Teori ERG membagi tiga kelompok kebutuhan manusia, antaranya existense, relatedness, dan growth.
  5 Teori keadilan
            Teori keadilan orang akan memotivasi untuk bekerja bila besar sumbangan atas pekerjaanya sama dengan diterima secara kenyataan atas hasil kerjanya.
  6 Teori pengharapan
            Teori pengharapan : motifasi yang mengarah pada suatu tindakan yang bergantung pada kekuatan pengharapan bahwa tindakan tersebut akan diikuti oleh hasil tertentu dan tergantung pada hasil pencapaian.
   7 Teori penguatan
            Teori penguatan adalah teoritingkah laku akan mempengaruhi tindakan dimasa akan dating.
   8 Teor motivasi Mc clelland
            Teori motivasi Mc clelland adalah adalah teori mengklasifikasi kebutuhan manusia kepada kebutuhan berprestasi, berkuasa dan berafiliasi.
            Motivasi berprestasi: seseorang termotivasi bila pekerjaanya dapat memberikan prestasi kepadanya.
            Motivasi berkuasa: seseorang akan termotivasi bila pekerjaanya dapat memberikan kuasa atau memengaruhi orang lain.
            Motivasi berafiliasi: mencerminkan pada keinginan seseorang untuk menciptakan, memelihara, dan menghubungkan dengan suasana kebatinan dan perasaan yang saling menyenangkan antar sesama manusia dan organisasi.
   9 Teori porter lawler
            Teori perter lawler adalah teori suatu upaya yang bergantung nilai penghargaan yang mereka terima.
   10 Teori evaluasi kognitif
            Teori evaluasi kognitif adalah teori memotivasi karyawan melalui penghargaan intrinsic                                                                                                          dan extrinsik.
            Motivasi intrinsic:  motivasi yang bersumber dari dalam diri karyawan itu sendiri, seperti prestasi, tanggung jawab, dan kopetensi.
            Motivasi extrinsic: motivasi yang bersumber dari luar diri katyawan, seperti upah dan vasilitas lain untuk dapat meningkatkan kinerja.

12.3 KEPUASAN KERJA
            Kepuasan kerja : penilaian keatas suatu pekerjaaan apakah menyenangkan atau tidak menyenangkanuntuk dikerjakan.
   1 Teori ketidaksesuaian
            Teori ketidakpuasan adalah  kepuasan akan diperoleh bila selisih antara jumlah sumbangan pekerjaan dengan apa yang diterima karyawan secara kenyataan adalah nol.
   2 Teori keadilan
            Teori keadilan adalah kepuasan atau ketidakpuasan tergantung pada perasaan adil dan tidak adil.
   3 Teori dua factor
            Teori dua factor adalah teori cara membagi karyawan kedalam dua kelompok: satisfier factor dan dissatisfier factor. Teori dua factor ini telah dijelaskan pada bagian sebelumnya pada bab ini.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar